Bimastar 240/120 SL - Nufarm Indonesia

SIFAT KIMIA DAN FISIKA

Nama Kimia
:
N-(phosphonomethyl) glycine + isopropyl (2,4-dichlorophenoxy) acetate
Rumus Empiris
:
C6H17O5N2P + C10H13C|2NO3
Berat Molekul
:
-
Warna
:
Cairan kuning kecoklatan
Berat Jenis
:
1,1194
Kekentalan
:
3,143 cps @ 28⁰c
Kandungan bahan aktif
:
240,2 g/LI so
propilamina glifosat +
120 g/li so propilamina
2,4-D

pH
:
5±0,5
Flammabilitas
:
Tidak mudah terbakar
Explosivitas
:
Tidak mudah meledak

BIMASTAR 240/120 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air yang dapat mengendalikan gulma berdaun sempit, berdaun lebar, dan teki-tekian. BIMASTAR 240/120 SL berspektrum luas karena merupakan campuran glifosat dan 2,4-D dan termasuk herbisida yang bersifat non selektif.

KEUNGGULAN PRODUK :
Ÿ- Diproduksi oleh Nufarm sebagai pelopor herbisida kombo (campuran)
Ÿ- Dengan dua bahan aktif, sehingga tidak perlu mencampur dua jenis herbisida
Ÿ- Efektif untuk mengendalikan gulma berdaun sempit dan berdaun lebar.
Ÿ- Takaran lebih pas untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit.
Ÿ- Konsisten dalam kualitas.
Ÿ- Menggunakan teknologi kesetimbangan KA (Kesetimbangan Asam) sehingga formulasi lebih stabil dan efikasi lebih baik.


REKOMENDASI PENGGUNAAN


Tanaman
Dosis
Waktu Penyemprotan
Karet (TBM)
Gulma berdaun lebar :
Borreria alata
Mikania micrantha
Tetracera scandens

2 - 4 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Gulma berdaun sempit :
Ischaemum timorense
Ottochloa nodosa
Paspalum conjugatum

2 - 4 I/ha
Teh
Gulma berdaun lebar :
Borreria alata

2 - 4 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Kelapa hibrida
Gulma berdaun lebar :
Borreria alata

2 - 4 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Gulma berdaun sempit :
Ischaemum timorense

2 - 4 I/ha
Jambu mete
Gulma berdaun sempit :
Paspalum conjugatum

2 - 4 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Padi sawah TOT (termasuk pasang surut)
6 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Gulma berdaun lebar :
Eleocharis dulcis
Eleocharis retroflaxa
Frimbistylis griffithii

Tebu
1 - 2 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Penyemprotan volume tinggi.

Gulma berdaun lebar :
Synedrella nodiflora

Jagung TOT
Pada saat gulma tumbuh subur.
Penyemprotan volume tinggi.

Gulma berdaun lebar :
Althenanthera philoxeroides

1 - 2 I/ha
Gulma berdaun sempit :
Digitaria ciliaris

1 - 2 I/ha
Kedelai TOT
Gulma berdaun lebar :
Ipomonea sp.

1 - 2 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Gulma berdaun sempit :
Brachiaria sp.,
Digitaria ciliaris

2 I/ha
Kelapa Sawit (TM)
Gulma berdaun lebar :
Asystasia intrusa
Nephrolepis bisserata

2 - 4 I/ha
Pada saat gulma tumbuh subur.
Gulma berdaun sempit :
Ottochloa nodosa

2 - 4 I/ha