Metafuron 20 WP - Nufarm Indonesia

SIFAT KIMIA DAN FISIKA

Nama Kimia
:
methyl 2-(4-methoxy-6 methyl-1,3,
5-triazin-2 ylcarbamoylsulfamoyl)
benzoate

Rumus Empiris
:
C H N O S
Berat Molekul
:
381,4
Warna
:
Tepung bewarna putih kekuningan.
Berat Jenis
:
-
Ukuran Partikel
:
20 ìg
Kandungan bahan aktif
:
20,05%
pH
:
6-8
Flammabilitas
:
Tidak mudah terbakar
Explosivitas
:
Tidak mudah meledak

METAFURON 20 WP merupakan herbisida pra dan purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk tepung halus yang mudah larut dalam air yang dapat mengendalikan gulma berdaun lebar, dan teki-tekian pada tanaman padi dan tanaman perkebunan. METAFURON 20 WP berspektrum luas dan termasuk herbisida yang bersifat selektif khususnya untuk gulma berdaun lebar.

KEUNGGULAN PRODUK :


  • Herbisida berbahan metil metsulfuron yang paling cepat larut.
  • Memiliki spektrum penggunaan yang luas untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, gulma berkayu dan pakis-pakisan seperti Nephrolepis bisserata dan Lunathyrium japonicum
  • Herbisida ini secara biologis aktif pada dosis rendah sehingga biaya penggunaan per hektar menjadi ekonomis.
  • Diformulasikan dalam bentuk tepung yang mudah larut dalam air dan tidak meninggalkan endapan.
  • Dapat dicampur dengan herbisida lain yang berbahan aktif glifosat dan paraquat untuk meningkatkan spektrum pengendalian pada gulma berdaun sempit.

REKOMENDASI PENGGUNAAN


Tanaman &
Organisme Sasaran/Target

Dosis/Konsentrasi
Waktu Penyemprotan
Padi sawah


Gulma berdaun lebar :
Limnocharis flava

10-20 g/ha
Penyemprotan dilakukan pada waktu tanaman padi berumur 7-14 hari setelah tanam.
Acacia Mangium


Gulma berdaun lebar :
Cleome asvera,
Stachytarpheta indica,
Borreria alata, Euphorbia hirta,
Ageratum conyzoides

75-150 g/ha
Pada saat pertumbuhan vegetatif gulma.
Gulma berdaun sempit :
Digitaria adscendens

75-150 g/ha

Lahan tanpa tanaman
75-150 g/ha
Pada saat pertumbuhan vegetatif.
Pakis-pakisan
Microlepia trapeziformis,
Nephrolepis biserrata,
Lunathyrium japonicum


100-200 g/ha
75-150 g/ha


Semak belukar


Gulma berdaun lebar :
Clidemia hirta,
Chromolaena odorata,
Melastoma affine


100-200 g/ha

75-150 g/ha

Pada saat pertumbuhan vegetatif gulma.
Kelapa sawit (TBM)

Pada saat pertumbuhan vegetatif gulma.
Gulma berdaun lebar :
Ageratum conyzoides,
Mikania micrantha,
Urena lobata

75-150 g/ha
Gulma berdaun sempit :
Imperata cylindrica

100-150 g/ha