Razor 240 SL - Nufarm Indonesia

SIFAT KIMIA DAN FISIKA

Nama Kimia
:
N-(phosphonomethyl) glycine
Rumus Empiris
:
C H O N P.
Berat Molekul
:
228
Warna
:
Larutan bewarna merah muda
Berat Jenis
:
1,17 + 0.02
Kekentalan
:
3,143 CPS
Kandungan bahan aktif
:
240 g/l ipa glifosat (setara dengan 178 g/L)
pH
:
4,6 + 0,4
Flammabilitas
:
Tidak mudah terbakar
Explosivitas
:
Tidak mudah meledak

RAZOR 240 SL merupakan herbisida purna tumbuh berbentuk larutan dalam air berwarna merah muda, untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan berdaun sempit pada tanaman karet (TM), kakao (TM) dan kelapa sawit (TBM). RAZOR 240 SL berspektrum luas dan termasuk herbisida yang bersifat non selektif.

KEUNGGULAN PRODUK :


  • Herbisida berbahan aktif glifosat yang berspektrum luas untuk mengendalikan gulma berdaun sempit dan berdaun lebar.
  • Bersifat sistemik sehingga dapat mengendalikan gulma sampai ke akar-akarnya.
  • Sumber bahan aktif glifosat dari sumber pembuat glifosat yang terkenal di dunia, sehingga kualitas bahan aktif lebih terjamin dan hasil efikasi lebih efektif.
  • Pita piktogram berwarna hijau, termasuk kelas IV berdasarkan klasifikasi toksisitas WHO sehingga lebih aman dibandingkan dengan pestisida dari golongan lain.

REKOMENDASI PENGGUNAAN


Tanaman & Gulma
Dosis
Waktu Penyemprotan
Keret (TM)


Gulma berdaun lebar :
Melastoma malabathricum,
Borreria alata,
Chromolaena odorata
Gulma berdaun sempit :
Paspalum conjugatum

1.5 - 3 l/ha dan
volume air
200 - 500 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur.
Kakao (TM)


Gulma berdaun lebar :
Euphorbia hirta,
Centrosema pubescens
Borreria alata,
Chromolaena odorata
Calopogonium mucunoides
Gulma berdaun sempit :
Paspalum conjugatum

1- 2 l/ha dan
volume air
200 - 500 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur.
Kelapa sawit (TBM)


Gulma berdaun lebar :
Chromolaena odorata,
Calopogonium muconoides,
Ageratum conyzoides,
Borreria alata
Gulma berdaun sempit :
Digitaria ciliaris

1.5-3 l/ha dan
volume air
200 - 500 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur.