Tanistar 160 SL - Nufarm Indonesia

SIFAT KIMIA DAN FISIKA

Nama Kimia
:
N-(phosphonomethyl) glycine
Rumus Empiris
:
C H O N P.
Berat Molekul
:
228.
Warna
:
Larutan berwarna hijau
Berat Jenis
:
1,14 + 0.005
Kekentalan
:
15,55 CPS
Kandungan bahan aktif
:
160 g/l ipa glifosat (setara dengan 120 g/L)
pH
:
4,2 + 0,4
Flammabilitas
:
Tidak mudah terbakar
Explosivitas
:
Tidak mudah meledak

TANISTAR 160 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air yang dapat mengendalikan gulma berdaun sempit, berdaun lebar, dan teki-tekian. TANISTAR 160 SL berspektrum luas dan termasuk herbisida yang bersifat non selektif.

KEUNGGULAN PRODUK :


  • ŸHerbisida berbahan aktif glifosat yang berspektrum luas untuk mengendalikan gulma berdaun sempit dan berdaun lebar.
  • ŸPaling efektif untuk mengendalikan gulma pada naungan.
  • Paling aman untuk tanaman kopi dan kakao.
  • Bersifat sistemik sehingga dapat mengendalikan gulma sampai ke akar-akarnya.
  • Sumber bahan aktif glifosat dari sumber pembuat glifosat yang terkenal di dunia, sehingga kualitas bahan aktif lebih terjamin dan hasil efikasi lebih efektif.
  • ŸEfektif untuk mengendalikan gulma pada pemeliharaan tanaman pokok dan penyiangan pematang sawah.
  • Pita piktogram berwarna hijau, termasuk kelas IV berdasarkan klasifikasi toksisitas WHO sehingga lebih aman dibandingkan dengan pestisida dari golongan lain.
  • ŸMenggunakan teknologi IPA Super (IPS) sehingga reaksi lebih cepat.

REKOMENDASI PENGGUNAAN


Tanaman & Gulma
Dosis
Waktu Penyemprotan
Teh


Gulma berdaun lebar
Ageratum conyzoides,
Commelina benghalensis
Gulma berdaun sempit
Axonopus compressus,
Oplismenus compositus

2-4 l/ha


2-4 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur.
Jagung


Gulma berdaun lebar
Richardia brasiliensis,
Ipomoea triloba,
Mimosa invisa
Gulma berdaun sempit
Brachiaria eruciformis

1-2 l/ha
3 l/ha
2-3 l/ha

2-3 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur.
Kakao


Gulma berdaun sempit
Ottochloa nodosa,
Axonopus compressus,
Oplismenus burmanni
Gulma berdaun lebar
Desmodium triflorum,
Hyptis brevipes
Teki
Cyperus kyllingia

2-4 l/ha



2-4 l/ha

2-4 l/ha


Padi sawah (TOT)


Gulma berdaun sempit
Ischaemum timorense,
Eleocharis retroflaxa,
Teki
Scirpus juncoides

6 l/ha
9 l/ha

3 l/ha dan
volume air
200 - 500 l/ha


Kopi (TM)
Gulma berdaun lebar
Borreria latifolia,
Euphorbia hirta,
Ageratum conyzoides,
Hyptis spp.
Gulma berdaun sempit
Axonopus compressus

1,5 - 3 l/ha dan
volume air 200 - 500 l/ha


1,5 - 3 l/ha dan
volume air 200 - 500 l/ha

Pada saat gulma tumbuh subur
Karet (TM)
Gulma berdaun lebar
Borreria alata
Gulma berdaun sempit
Axonopus compressus,
Ottochloa nodosa,
Alang-alang
Imperata cylindrica

1,5 - 3 l/ha dan
volume air 200 - 500 l/ha 3 - 4,5 l/ha dan volume air 200-500 l/ha


3 - 4,5 l/ha dan
volume air 200-500 l/ha

Kelapa Sawit (TM)
Gulma berdaun lebar
Asystasia intrusa,
Passiflora factida,
Gulma berdaun sempit
Axonopus compressus,
Ottochloa nodosa,
Paspalum conjugatum


2 - 4 l/ha dan
volume air 200 - 500 l/ha

2 - 4 l/ha dan
volume air 200 - 500 l/ha